Asumsi Songtext
von Adrian Khalif
Asumsi Songtext
Semenjak hari itu
Tak sedikit coba dekatiku
Kubiarkan s′mua berlalu
Gugur satu per satu
Kar'na setiap kucoba mulai kisah baru
Rasanya aku khianatimu
Padahal kau di situ
Sudah tak mau tahu kabarku
Padahal kamu sibuk rayakan cinta barumu
Sedang aku
Sibuk coba lupakanmu
Hm-mm-mm-mm, mm-mm, mm-mm, mm-mm, mm-mm
Salah yang waktu itu
Masih menghantuiku (menghantui)
Naskah kubuat seribu
Coba ku tak begitu
Kar′na apa gunanya mulai kisah baru
Jika maafmu masih kutunggu? (Kutunggu)
Padahal kau di situ
Sudah tak mau tahu kabarku
Padahal kamu sibuk rayakan cinta barumu
Sedang aku
Sibuk coba lupakanmu (iya, iya)
Hu-uh-uh-uh-uh, uh
Sebelum lelapku dibuka mataku
Kaupenuhi pikiranku (pikiranku)
Apakah kau tahu? (Apakah kau tahu?)
Satu yang kumau keluar dari mulutmu
Semuanya asumsimu
Masa iya ku tak rindu?
Kar'na ku paling tahu kau gemar bermain
Di kepalamu terlalu jauh
Padahal kau di sini
Masih sering terbawa mimpi (masih sering terbawa mimpi)
Padahal detik ini kau masih belum terganti (belum terganti)
Tak mungkin bisa kubenci
(Mana, mana)
Mana mungkin aku benci
(Mana, mana, mana)
Mana mungkin aku benci, uh-uh-uh
Tak sedikit coba dekatiku
Kubiarkan s′mua berlalu
Gugur satu per satu
Kar'na setiap kucoba mulai kisah baru
Rasanya aku khianatimu
Padahal kau di situ
Sudah tak mau tahu kabarku
Padahal kamu sibuk rayakan cinta barumu
Sedang aku
Sibuk coba lupakanmu
Hm-mm-mm-mm, mm-mm, mm-mm, mm-mm, mm-mm
Salah yang waktu itu
Masih menghantuiku (menghantui)
Naskah kubuat seribu
Coba ku tak begitu
Kar′na apa gunanya mulai kisah baru
Jika maafmu masih kutunggu? (Kutunggu)
Padahal kau di situ
Sudah tak mau tahu kabarku
Padahal kamu sibuk rayakan cinta barumu
Sedang aku
Sibuk coba lupakanmu (iya, iya)
Hu-uh-uh-uh-uh, uh
Sebelum lelapku dibuka mataku
Kaupenuhi pikiranku (pikiranku)
Apakah kau tahu? (Apakah kau tahu?)
Satu yang kumau keluar dari mulutmu
Semuanya asumsimu
Masa iya ku tak rindu?
Kar'na ku paling tahu kau gemar bermain
Di kepalamu terlalu jauh
Padahal kau di sini
Masih sering terbawa mimpi (masih sering terbawa mimpi)
Padahal detik ini kau masih belum terganti (belum terganti)
Tak mungkin bisa kubenci
(Mana, mana)
Mana mungkin aku benci
(Mana, mana, mana)
Mana mungkin aku benci, uh-uh-uh
Writer(s): Adrian Khalif, Rendy Pandugo, Bernadya Ribka, Iqbal Siregar Lyrics powered by www.musixmatch.com